Selasa, 22 Desember 2009

Pengkabelan

Alat & Bahan:

1. Connector RJ-45


2. Kabel UTP


3. LAN Tester


4. Crimping Tool



Proses Pembuatan:

Pertama kita kupas kabel UTP (panjang 1,5 cm) dengan menggunakan crimping tool. Kemudian kabel dipisakan satu per-satu dan susun kabel sesuai dengan urutan warnanya. Sesudah itu, luruskan ujung kabel tersebut, potong ujungnya sampai rata antara ujung satu dengan ujung lainnya. Apabila selesai, masukkan kedalam RJ-45 dan kunci mengunakan crimping tool. Langkah terakhir, uji kabel yang sudah dipraktekkan menggunakan LAN TESTER.

Sedangkan susunan kabelnya sebagai berikut:
Kabel Straight A
1. Oranye Putih

2. Oranye
3. Biru Putih
4. Hijau

5. Hijau putih
6. Biru
7. Coklat Putih

8. Coklat

Kabel Straight B
1. Oranye Putih
2. Oranye
3. Biru Putih

4. Hijau
5. Hijau putih
6.
Biru
7. Coklat Putih
8. Coklat

Kabel Cross A
1. Hijau Putih
2. Hijau
3. Oranye Putih
4. Biru
5. Biru putih
6. Oranye
7. Coklat Putih
8. Coklat

Kabel Cross B
1. Oranye Putih
2. Oranye
3. Biru Putih
4. Hijau
5. Hijau putih
6. Biru
7. Coklat Putih
8. Coklat




Menganalisa

Setelah kedua ujung kabel UTP dihubungkan dengan LAN Tester,diperoleh data sebagai berikut :

Led 1 : menyala

Led 2 : menyala

Led 3 : menyala

Led 4 : menyala

Led 5 : menyala

Led 6 : menyala

Led 7 : menyala

Led 8 : menyala

Setelah lampu led pada LAN Tester menyala semua dari nomor 1 sampai 8, berarti pengkabelan telah sukses. Jika ada salah satu lampu yang tidak menyala, kemungkinan pada pin nomor tersebut terjadi masalah. Langkah cepat (mudah) yaitu tekan PRESS menggunakan tang. Mungkin salah satu pinnya belum tembus. Apabila sudah kita tekan tetapi masih tidak nyambung, maka coba periksa korespondensinya antar pin sudah 1-1 atau tidak.

Faktor yang mempengaruhi pemasangan kabel UTP ke konektor RJ-45 :

1. Pengurutan warna pada saat perakitan

2. Kerataan ujung kabel pada saat pemotongan kabel.

3. Pengkuncian connector UTP

Keberhasilan pemasangan kabel UTP ke connector RJ-45 yang benar, ditunjukan dari lampu led LAN Teter menyala semua pada saat pengetesan.

Selasa, 02 Juni 2009

MEMBUAT DESAIN JARINGAN LOCAL

Membuat desain jaringan local

  1. 1. memahami fungsi peralatan atau komponen jaringan
  2. 2. menjelaskan pengertian LAN,WAM,MAN,INTERNET,PENWIT,DATA & PAKET
  3. 3. merancang topologi dan memilih perangkat jaringan sesuai dg kondisi lokasi
  4. 4. merencanakan dan memilih perangkat yang sesuai dan menentukan harga perangkat..

jawab

1.

a. NIC(network interface card)

NIC adalah kartu jaringan atau LAN Card berupa papan elektronik yang nantinya ditanam atau dipasang di setiap komputer yang akan dihubungkan ke suatu jaringan. Jaringan ini tidak terbatas pada LAN (Local Area Network) saja bisa juga Workgroup.

Sesuai perkembangan teknologi khususnya jaringan, saat ini banyak jenis dan merk kartu jaringan. Namun demikian ada tiga hal pokok yang perlu diketahui dari kartu jaringan atau NIC ini, yaitu tipe kartu, jenis protokol, tipe kabel yang didukungnya..

b. HUB atau Concentrator

Secara sederhana HUB bisa dikatakan suatu perangkat yang memiliki banyak port yang akan menghubungkan beberapa Node atau titik sehingga membentuk suatu jaringan pada topologi star. Pada jaringan yang umum dan sederhana salah satu port menghubungkan HUB tersebut ke komputer Server. Sedangkan port lainnya digunakan untuk menghubungkan komputer client atau workstation yang sudah memiliki NIC untuk membentuk suatu jaringan.

Jika akan dilakukan pengembangan HUB juga bisa dihubungkan ke HUB berikutnya secara up-link. Ini terjadi apabila HUB yang digunakan hanya memiliki port 16 port plus 1 port untuk server atau hub lain. Sehingga untuk menambah jaringan diperlukan HUB tambahan.

Dari segi pengelolaan HUB yang saat ini beredar di pasaran ada dua jenis, yaitu manageable HUB dan unmanageable HUB. Manageable HUB adalah HUB yang bisa dikelola atau di-manage dengan software yang di bawahnya. Sedangkan unmana-geable HUB cara pengelolaannya dilakukan secara manual.

c. Bridge (jembatan)

Bridge adalah perangkat yang berfungsi menghubungkan beberapa jaringan terpisah, baik tipe jaringan yang sama maupun berbeda (seperti Ethernet dan Fast Ethernet). Bridge memetakan alamat Ethernet dari setiap node atau titik yang ada pada masing-masing segmen jaringan dan hanya memperbolehkan lalulintas data yang diperlukan melintasi bridge. Ketika menerima sebuah paket, bridge menentukan segmen tujuan dan sumber. Jika segmennya sama, paket akan ditolak, dan jika segmennya berbeda, paket diteruskan ke segmen tujuannya. Bridge juga bisa mencegah pesan rusak agar tidak menyebar keluar dari satu segmen

d. Switch

Switch atau lebih dikenal dengan istilah LAN switch merupakan perluasan dari konsep bridge. Ada dua arsitektur dasar yang digunakan pada switch, yaitu cut-through dan store-and-forward.

Switch cut-through memiliki kelebihan di sisi kecepatan karena ketika sebuah paket datang, switch hanya memperhatikan alamat tujuan sebelum diteruskan ke segmen tujuannya.

Sedangkan switch store-and-forward merupakan kebalikan dari switch cut-through. Switch ini menerima dan menganalisa seluruh isi paket sebelum meneruskannya ke tujuan dan untuk memeriksa satu paket memerlukan waktu, tetapi ini memungkinkan switch untuk mengetahui adanya kerusakan pada paket dan mencegahnya agar tidak mengganggu jaringan.

Dengan switch ada beberapa keuntungan karena setiap segmen jaringan memiliki bandwidth 10 Mbps penuh, tidak terbagi seperti pada "shared network." Dengan demikian kecepatan transfer data lebih tinggi. Jaringan yang dibentuk dari sejumlah switch yang saling berhubungan disebut "collapsed backbone."

e. VDSL

VDSL (Very high-bit-rate Digital Subscriber Line port) merupakan suatu alat atau piranti yang digunakan sebagai converter dari kabel UTP (RJ45) ke kabel telepon (RJ11). Dalam hal ini apabila Anda akan menghubungkan jaringan LAN atau Intranet antar gedung yang jaraknya kurang lebih 500 meter masih memungkinkan dengan penambahan piranti VDSL ini. Masalah kecepatan transfer data tergantung merk VDSL yang digunakan. Bahkan untuk saat ini mulai banyak beredar dipasaran jenis VDSL yang kecepatannya bisa diatur sesuai keinginan (manageble).

f. Wireless

Wireles ini bermacam-macam merk dan jenisnya. Namun dalam buku ini tidak akan menjelaskan merk dan jenis dari Wireless tersebut, yang pasti ada Wireless yang sudah terpasang di komputer ada juga sebagai tambahan. Bahkan untuk komputer notebook atau Laptop yang sudah memasang logo Mobile Technology secara otomatis sudah ada Wirelessnya. Saat ini memang teknologi WiFI sudah menjadi trend dan kebutuhan untuk jaringan komputer bergerak atau mobile.

Untuk memanfaatkan Wireless yang sudah ada di komputer atau memasang sebagai kartu jaringan Anda harus memiliki HUB atau Swicth yang ada fasilitas Wirelessnya. Hub, Swicth atau Router yang sudah medukung fasilitas Wireless ini kini mulai banyak digunakan. Berikut ini contoh Wireless yang mendukung berbagai fasiitas yang bisa digunakan untuk berkomunikasi antara komputer yang memiliki NIC Wireless atau NIC biasa, serta mendukung Wide Area Network.

g. Router

Router bekerja dengan cara yang mirip dengan switch dan bridge. Perbedaannya, router merupakan penyaring atau filter lalu lintas data. Penyaringan dilakukan dengan menggunakan protokol tertentu. Router pada dasarnya merupakan piranti pembagi jaringan secara logikal bukan fisikal. Misalnya sebuah IP router bisa membagi jaringan menjadi beberapa subnet sehingga hanya lalu lintas yang ditujukan untuk IP address tertentu yang bisa mengalir dari satu segmen ke segmen lain. Contohnya bisa berupa jaringan biasa LAN (Local Area Network) atau WAN (Wide Area Network) atau jaringan global seperti Internet.

h. Kabel untuk jaringan

Saat ini ada beberapa tipe dan jenis kabel yang digunakan untuk suatu jaringan. Kabel UTP (unshielded twisted pair), coaxial, dan fiber optik adalah yang populer dan banyak digunakan.

Kabel yang paling umum dan mudah pemasangannya adalah kabel jenis Coaxial. Namun sesuai perkembangan HUB atau Concentrator penggunaan kabel ini pun mulai berkembang dan kabel UTP yang dipilih, karena selain harganya tidak terlalu mahal namun kemampuannya bisa diandalkan.

Kabel jenis lain yang sempat populer awal tahun 1990-an adalah kabel coaxial. Kabel jenis ini hampir sama seperti kabel antena televisi. Kabel lain yang juga sangat populer adalah Fiber Optik (F/O). Kabel jenis ini sangat mahal harganya, tetapi kemampuannya mendukung kecepatan transfer data sangat tinggi.

2. a. LAN(Local Area Network) adalah jaringan komputer yang jaringannya hanya mencakup wilayah kecil; seperti jaringan komputer kampus, gedung, kantor, dalam rumah, sekolah atau yang lebih kecil. Saat ini, kebanyakan LAN berbasis pada teknologi IEEE 802.3 Ethernet menggunakan perangkat switch, yang mempunyai kecepatan transfer data 10, 100, atau 1000 Mbit/s. Selain teknologi Ethernet, saat ini teknologi 802.11b (atau biasa disebut Wi-fi) juga sering digunakan untuk membentuk LAN. Tempat-tempat yang menyediakan koneksi LAN dengan teknologi Wi-fi biasa disebut hotspot.

b. MAN(Metropolitan area network) Suatu jaringan dalam suatu kota dengan transfer data berkecepatan tinggi, yang menghubungkan berbagai lokasi seperti kampus, perkantoran, pemerintahan, dan sebagainya. Jaringan MAN adalah gabungan dari beberapa LAN. Jangkauan dari MAN ini antar 10 hingga 50 km, MAN ini merupakan jaringan yang tepat untuk membangun jaringan antar kantor-kantor dalam satu kota antara pabrik/instansi dan kantor pusat yang berada dalam jangkauannya

c. WAN (Wide Area Network ) merupakan jaringan komputer yang mencakup area yang besar sebagai contoh yaitu jaringan komputer antar wilayah, kota atau bahkan negara, atau dapat didefinisikan juga sebagai jaringan komputer yang membutuhkan router dan saluran komunikasi publik.
WAN digunakan untuk menghubungkan jaringan lokal yang satu dengan jaringan lokal yang lain, sehingga pengguna atau komputer di lokasi yang satu dapat berkomunikasi dengan pengguna dan komputer di lokasi yang lain.

d. INTERNET dapat di artikan sebagai jaringan computer luas dan besar dan mendunia yaitu menghubungkan pemakai computer dari suatu Negara ke Negara lain di seluruh dunia dimana di dalamnya terdapat berbagai sumber daya informasi dari mulai yang statis hingga yang dinamis dan inteteraktif.

e. BANDWIDTH adalah suatu ukuran dari banyaknya informasi yang dapat mengalir dari suatu tempat ke tempat lain dalam waktu tertentu.

f. DATA adalah segala sesuatu yang dapat di simpan dalam memory menurut format tertentu.

g. PAKET JARINGAN adalah suatu informasi dasar yang dapat di transmisikan di atas jaringan atau melalui saluran komonikasi digital.

3. tropologi yang bagus di gunakan di merbagai tempat yaitu tropologi star, karna menggunakan tropologi ini mempunyai kemudahan untuk menambah,mengurangi atau mendeteksi, kerusakan jaringan yang ada walaupun kabel yang di gunakan banyak tapi tropologi ini sangat fleksibel da jika ada masalah dan jaringan computer lain, jaringan computer tidak terganggu.

4. Intel Processor Quad 9550 (2.83Ghz) 1333,C12Mb Box 1pc 3.420.000,-
DDRam 2 dan DDRam 3 LTW Corsair Twin3X4096-1600C7DHX 1pc 2.419.000,-
Harddisk 3.5Inch Seagate 1TB SATA-II 32Mb 1pc 1.657.000,-
Mb Intel LGA Asus Maximus II Formula (Astrindo) 1pc 3.943.000,-
Power Supply iCute Titanium Pro 900W 1pc 2.207.000,-
Casing I-Cute QH02-5G1-BB,QH01-5G1-BB,0508ULA-4GA-BB) 420W 1pc 877.000,-
DVD-RW Dual Layer Pioneer 213LS Light Scribe Box 1pc 393.000,-
VGA PCI-Express Manli GTX 295 1792Mb 896Bit DDR3 1pc 6.526.000,-
Keyboard & Mouse Logitech Gaming Desktop (Keyboard+G1 Mouse) 1pc 320.000,-
Sound Card Creative X-Fi Extreme Gamer 1pc 1.457.000,-
LCD Monitors LG 18.5 Inch 1941S 1pc 1.440.000,-
Speaker Sonic Gear Blue Thunder 1 1pc 514.000,-
UPS ICA 1200VA CE1200 1pc 835.000,-

Minggu, 31 Mei 2009

cara melihat Spesifikasi komputer

Untuk mengetahui spesifikasi computer kita dapat menggunakan program DXDIAG yang sudah ada pada masing-masing computer,cara masuk DXDIAG sebagai berikut:

Untuk melihat spec dari Komputer kita bias lihat melalui Run, dengan mengetikan kata “dxdiag” tanpa tanda kutif dan klik oke

Maka akan keluar seperti pada gambar dibawah ini :

Karena harga computer sangat dipengaruhi oleh Processor dan Memory maka kita perhatikan kedua komponen di atas.

Kita perhatikan tampilan hasil dxdiag tadi, Processor Intel ( R ) Pentium ( R ) M Processor 1400 MHz maka processor ini termasuk dalam jenis Pentium IV.

Terus kita perhatikan memory ( RAM) tertulis 512 MB.

Untuk memperhatikan komponen-komponen yang lain kita bisa klik Next Page.

Cara lain untuk melihat spec dari computer adalah dengan melalui: klik kanan pada my computer dan selanjutnya klik pada properties

Kita perhatikan pada System, operating System Microsoft Windows XP Profesional Service park 2.

Register, user name komputer17 smkn2 dan dibawahnya adalah nomer seri registrasi pada saat install OS. Sedangkan pada computer tertulis processor Intel M dengan kecepatan 1400 MHz. dengan RAM 512 MB.

Sedang kan untuk mengecek kapasitas hardisk kita dapat mengeceknya lewat klik my computer terus klik kanan pada drive C terus dilanjutkan klik pada properties dan klik kanan pada drive D terus pilih propertis, bila hardisk hanya terdiri dari 2 partisi maka kita jumlahkan hasilnya. Contoh perhatikan gambar dibawah ini

Hasil dari klik kiri pada my computer → klik kanan drive C→ dan pilih Properties

dari gambar diatas bahwa kapasitas drive C adalah9,87 GB . Selanjutnya kita lihat kapasitas drive D

klik kiri pada my computer→ klik kanan drive D →selanjutnya pilih properties maka akan terlihat hasilnya seperti gambar di bawah ini;


Kapasitas Drive D adalah 27,4gB


Selasa, 10 Maret 2009

Device Manager

Device Manager yang merupakan Control Panel applet dalam Microsoft Windows sistem operasi. Hal ini memungkinkan pengguna untuk melihat dan mengontrol perangkat keras yang melekat pada komputer. Bila bagian dari perangkat keras yang tidak berfungsi, yang bersalah akan disorot hardware bagi pengguna untuk menangani. The list of hardware can be sorted by various criteria. Daftar hardware dapat diurutkan berdasarkan berbagai kriteria.

Untuk setiap perangkat, pengguna dapat:

  • Pasokan perangkat driver untuk hardware
  • Mengaktifkan atau menonaktifkan perangkat
  • Kirim ke Windows mengabaikan malfunctioning perangkat
  • Lihat lainnya teknis properti

Device Manager telah diperkenalkan dengan Windows 95 dan kemudian ditambahkan ke Windows 2000.. Dalam versi berbasis NT, maka dimasukkan sebagai Microsoft Management Console snap-in.

Invoking pada Device Manager

Windows 95 / 98 / Me:

  1. Click Start, then select Settings -> Control Panel
  2. Pilih Device Manager

Windows 2000 dan Windows XP:

  1. Klik kanan My Computer kemudian pilih Properties
  2. Pilih tab Hardware
  3. Klik tombol Device Manager
  • Alternatif 1: Start -> Run -> devmgmt.msc -> OK
  • Alternatif 2: Ketik "devmgmt.msc" pada Command Prompt
  • Alternatif 3: Device Manager merupakan bagian dari Manajemen Komputer, yang juga termasuk Event Viewer, Services Manager, Disk Management, dan banyak hal lainnya. Klik-kanan My Computer kemudian pilih Manage untuk memulai Komputer Manajemen, atau memohon compmgmt.msc, memulai atau melalui cara pintas dalam Control Panel, Administrative Tools.
  • Alternatif 4: Tekan terus tombol bawah Windows dan tekan tombol Pause / Break key.
  • Alternatif 5: Buat batch file (. Kelelawar) untuk menjalankan Device Manager satu baris masuknya devmgmt.msc

menjadi ANSI file teks dengan ekstensi (. bat) cukup devmgmt.msc Namun Anda juga dapat meminta contoh pengaturan, seperti menampilkan non-hadir perangkat, tambahan dengan menambahkan baris perintah pertama mengatur devmgr_show_nonpresent_devices = 1 untuk keseluruhan struktur seperti ini: 1 set devmgr_show_nonpresent_devices = devmgmt.msc

  • Alternatif 6: Alih-alih sebuah file batch, cukup membuat jalan pintas menuju ke devmgmt.msc

Windows Vista dan Windows 7:

  1. Klik Start -> pada "Start Search" kotak
  2. Ketik "Dev" (tanpa menekan enter); menunggu daftar muncul
  3. Klik Device Manager
  • Alternatif 1: Buka menu Start, klik kanan di Computer, pilih Manage, klik "Device Manager" di sisi kiri-pohon
  • Alternatif 2: menjalankan devmgmt.msc
  • Alternatif 3: Device Manager merupakan bagian dari Manajemen Komputer, yang juga termasuk Event Viewer, Services Manager, Disk Management, serta berbagai hal lainnya. Right-Click My Computer then select Manage to start Computer Management. Klik-kanan My Computer kemudian pilih Manage untuk memulai Komputer Manajemen.

DxDiag (DirectX Diagnostics)

DxDiag ( "DirectX Diagnostics") adalah sebuah utilitas yang dirancang untuk menampilkan spesifikasi dari pengguna hardware, juga untuk menguji DirectX perangkat lunak, termasuk suara dan video। DxDiag pertama kali diluncurkan pada 7 Agustus 1998 sebagai bagian dari DirectX 6,0 dan penggantinya untuk DXInfo। Untuk membuka program ini ketik dxdiag di Windows Vista start menu bar atau cari Jalankan perintah (Start-> Run ...) yang lain dalam versi Microsoft Windows (lihat gambar)

DxDiag adalah alat diagnosa yang digunakan untuk menguji DirectX fungsi dan masalah-video atau suara yang terkait dengan masalah hardware। Diagnostik DirectX dapat menyimpan file teks dengan hasil scan। File-file ini sering tech diposting di forum atau email yang dilampirkan untuk mendukung dalam rangka memberikan dukungan personel yang lebih baik ide pada PC yang menggunakan requester adalah kesalahan dalam kasus ini karena adanya ketidakcocokan atau kegagalan hardware। (Lihat Diagnostics bagian bawah)

DxDiag secara default terletak di% SystemRoot% \ system32. [1] Dalam Windows Vista, DxDiag hanya menampilkan informasi; itu tidak mungkin untuk menguji hardware dan berbagai komponen DirectX. [2]

Fungsi

System tab menampilkan versi DirectX yang sekarang, komputer dari hostname, sistem operasi 's versi, informasi pada sistem BIOS, dan data lainnya। Tab DirectX File menampilkan informasi mengenai versi DirectX spesifik sistem file, yang sebagian besar executables portabel atau dinamis-link library (DLL)।

DxDiag menampilkan informasi tentang pengaturan dan sekarang menampilkan video hardware pada tab Display। Jika komputer memiliki lebih dari satu monitor, kemudian DxDiag akan menampilkan tab terpisah untuk setiap monitor। Tab ini dapat menonaktifkan DirectDraw, Direct3D, dan / atau AGP Tekstur Akselerasi tujuan untuk mengatasi masalah। Jika diinstal menampilkan driver telah berlalu Windows Hardware Quality Labs testing, DxDiag hasil ini akan ditampilkan di sebelah kanan jendela।

Musik tab yang menampilkan informasi tentang komputer MIDI pengaturan, dan daftar musik yang berbeda yang berhubungan dengan perangkat lunak dan perangkat keras pada komputer Anda। Input the tab, menampilkan informasi tentang prediksi yang terpasang di perangkat komputer seperti keyboard dan mouse। Ini juga akan mencoba untuk mendeteksi masalah dengan perangkat tersebut। DxDiag menampilkan informasi tentang diinstal DirectPlay Service Provider। Hal ini dimungkinkan untuk membuat sebuah obrolan sangat dasar kamar menggunakan jaringan diagnostik dan berbagai memasukkan alamat IP।

Diagnostics

Banyak orang telah ditemukan baik gunakan untuk membantu orang lain dengan masalah dan masalah-masalah dengan menciptakan apa yang paling sering disebut sebagai "Dxdiag laporan"। Laporan ini berisi beberapa diperpanjang informasi tentang apa yang diinstal pada PC terinstal termasuk hardware, driver, codec dan lain-lain tetapi tidak termasuk setiap informasi yang dapat membahayakan diri dengan memberikan informasi pribadi। Untuk mendapatkan laporan ini yang harus melakukan hal berikut:

Pada XP: Klik Start> Run> Ketik dxdiag> Klik Simpan semua informasi> Simpan file teks.

Pada Vista: Klik Start (Logo Windows)> Dalam pencarian bar ketik dxdiag> Simpan semua informasi> Simpan file teks.
Cara lainnya klik start-run ketik dxdiag lalu tekan enter

Pada tab system periksa ini :
1. System Manufacturer
2. System Model
3. BIOS
4. Processor
5. Memory

Perlu diingat, jika kamu beli ram(memory) 1 gb tetapi yang keliahatan tidak sampai segitu mis 1016mb, maka periksa bagian berikut

Klik tab Display periksa :
6. Name
7. Approx. Total memory

Jumlahkan Approx. Total Memory dengan jumlah memory tadi
mis : 256 + 1016 = 1272 mb

Untuk Harddisk, Buka My Computer
8. Lalu klik kanan Drive C: pilih properties liat Capacity nya.
Kalo kurang dari yang dijanjikan Coba liat apakah ada Drive D:, kalo ada Iconnya sama tidak dengan Drive C: kalo sama ulangi langkah 8 untuk Drive D.
Tambahkan Capacity keduanya, atau bahkan ketiganya.

ada banyak cara untuk melihat spec pada komputer kita
1. dengan menggunakan dxdiag (start-run-kemudian ketik dxdiag lalu enter)
2. klik kanan pada icon my computer pilih manage, nah disitu banyak tertera feature dan spec hardware and sofware.
3. klik kanan icon my computer pilih propertis pilih menu dive manager.. ..

yang terakhir gunakan sofware benhmark ato sistem identifier apa saja
atau click link berikut: sistem information for windows..pasti lengkap memaparkan spec pada komputer.

"Cara menggunakan msconfig pada Windows XP"

Berikut adalah cara menggunakan msconfig pada Windows XP untuk menonaktifkan beberapa program yang tidak perlu me-load secara Otomatis pada start up.. Menonaktifkan program-program ini akan membantu Anda lebih cepat dan boot komputer crash kurang. [Untuk Petunjuk langkah demi langkah tentang cara menggunakan msconfig di versi Windows lainnya, silahkan kunjungi saya Cara utama menggunakan msconfig halaman.]


1। Dalam Windows XP, go to Start> run

Run di Windows XP" height="229" width="285">

2। Type msconfig dalam "Open:" kotak dan kemudian tekan enter pada keyboard atau klik tombol OK.
Buka: msconfig

3। Ini akan meluncurkan Microsoft System Configuration Utility. Klik pada tab Startup (tab di bagian paling kanan).
Konfigurasi sistem Utility pada Windows XP

4. Ini akan membawa Anda ke halaman dengan daftar "startup item." Startup item program yang dimuat secara otomatis setiap kali anda menghidupkan computer Beberapa program startup yang benar-benar diperlukan, yang lain hanya sampah RAM.

Utilitas Konfigurasi Sistem, Startup Tab, dalam Windows XP

Dalam Windows XP, Windows semua 'penting dibuka melalui program yang dinamakan "Windows Services." Ini berarti bahwa sebagian besar startup item yang Anda lihat dalam XP sepenuhnya adalah opsional dan dapat dimatikan. Ini berarti bahwa startup Sebagian besar barang yang Anda lihat dalam XP sepenuhnya adalah opsional dan dapat dimatikan. Namun, aturan yang praktis adalah hanya untuk menonaktifkan program-program yang Anda kenal dan tidak perlu ada berjalan setiap saat. Namun, Aturan yang praktis adalah hanya untuk menonaktifkan program-program yang Anda kenal dan tidak perlu ada berjalan setiap saat. Jika ragu, leave it on. Jika ragu, leave it on. Atau, masih lebih baik, periksa Paul "PacMan" Collins' besar "Startup Aplikasi" daftar di http://www.sysinfo.org/startuplist.php.. Daftar ini lebih dari 13.000 item startup mungkin terjadi di msconfig memberitahu item Anda yang benar-benar diperlukan, yang item adalah opsional, dan item yang Anda harus hapus centang.

Berikut adalah contoh yang baik. Pada komputer I have a mess dari MP3 dan saya mendengarkan MP3 yang disebut dengan program WinAmp. Untuk beberapa alasan atau lainnya, WinAmp memutuskan bahwa ia harus selalu berjalan di komputer saya bahkan bila saya tidak menggunakan program ini.Untuk mencegah WinAmp dari awal secara otomatis setiap kali saya boot komputer saya, saya berlari dan msconfig dicentang "WinampAgent.".

Ingat, nonaktifkan hanya program-program yang Anda kenal dan tidak perlu ada berjalan setiap saat. Ingat, nonaktifkan hanya program-program yang Anda kenal dan tidak perlu ada berjalan setiap saat. Jika ragu, leave it on. Jika ragu, leave it on.

5. Klik tombol OK..

6. Pesan pop up akan memberitahu Anda bahwa Anda harus merestart komputer Anda sebelum Perubahan akan berlaku. Klik "Ya" dan Anda akan secara otomatis reboot komputer..

XP restart kotak dialog

7 Komputer Anda sekarang harus lebih cepat dan boot crash kurang

Dan jika anda ingin mengaktifkan salah satu startup item yang dinonaktifkan dengan msconfig, hanya menjalankan msconfig lagi.

Selasa, 03 Maret 2009

Partisi Harddisk dengan Partition Magic

Partisi harddisk, kadang sering kita dengar kata itu, tapi apa sih maksud dari partisi harddsik itu? Secara umum partisi harddisk ialah proses memberi bagian atau memecah ruang harddisk yang tersedia menjadi beberapa bagian. Contoh, jika kita mempunyai harddisk sebesar 40 GB yang belum di partisi, maka jika kita membuka windows explorer maka akan terbaca sebagai Local Disk (C:) namun terkadang kita melihat di komputer lain dengan besar harddisk yang sama tetapi terbaca 2 bagian yaitu Local Disk (C:) dan Local Disk (D:), inilah yang dimaksud harddisk di partisi menjadi 2 bagian yang besarnya masing-masing bagian itu bisa kita sesuaikan.

Setelah kita mengetahui apa itu partisi harddisk, sekarang mari kita mencoba membuatnya dengan bantuan software Partition Magic keluaran PowerQuest(R). Di sini saya mengambil contoh denganmenggunakan Partition Magic Pro 8.0. Jika anda belum memiliki software ini, searching aja di Google,
Setelah anda memiliki software tersebut, silahkan install terlebih dahulu,

Cara menginstall Partition Magic Pro 8.0 :

  1. Buka folder Partition Magic Pro 8.0, silahkan anda cari file Setup.exe
  2. Tunggu sampai proses persiapan installasi selesai
  3. Setelah proses persiapan selesai, maka akan tampil window PartitionMagic 8.0 Setup. Silahkan pilih Next
  4. Isikan User Name, Company Name dan Serial Number yang anda miliki ( Untuk user name dan company name bebas ), kemudian pilih Next
  5. Setelah itu pilih Yes untuk memberi persetujuan terhadap Licence Agreement yang tampil.
  6. Kemudian pilih Next ( 3 kali ) sampai proses installasi berjalan secara automatis
  7. Setelah proses installasi selesai, maka akan ditanyakan apakah anda ingin membuat Rescue Disket ? untuk contoh ini kita abaikan saja penawaran itu dengan memilih No
  8. Buanglah 2 kotak yang ter-ceklist / tercentang pada window yang tampil, lalu pilih Finish

Sekarang komputer anda telah terinstall PartitionMagic 8.0, untuk langkah selanjutnya mari kita membuat partisi harddisk dengan bantuan software tersebut.

Cara membuat partisi harddisk :

  1. Silahkan anda aktifkan software PartitionMagic 8.0
  2. Setelah tampil window PartitionMagic 8.0, klik nama harddisk anda ( Disk 1 ) pada bagian sebelah kanan atas window PartitionMagic 8.0
  3. Pada bagian pick a task… ( lihat sebelah kiri atas window PartitionMagic 8.0 ) pilih Create an new partition
  4. Silahkan pilih Next untuk melanjutkan
  5. Pilih harddisk yang akan kita paritisi, lalu Next
  6. Kemudian silahkan pilih lokasi partisi, untuk contoh ini silahkan pilih After C: (Recommended)
  7. Sekarang tentukanlah besarnya partisi yang diinginkan di bagian size dengan berpedoman pada informasi di sebelah kanan kotak tersebut ( Maximum Size & Minimum Size ), setelah itu pilih Next
  8. Setelah kita menentukan besarnya partisi, maka akan ditampilkan perkiraan partisi harddisk sesuai data yang anda masukkan tadi. Jika sudah yakin dengan besarnya partisi harddisk anda silahkan pilih Finish
  9. Sekarang silahkan anda klik tombol Apply yang ada di bagian kiri bawah window PartitionMagic 8.0
  10. Jika tampil window konfirmasi, silahkan anda pilih Yes atau OK, untuk memulai proses mempartisi harddisk

Setelah 10 langkah di atas anda jalankan maka windows akan restarts untuk memulai proses mempartisi harddisk anda, silahkan anda tunggu proses tersebut hingga selesai.

Note : Jangan menekan tombol apapun setelah komputer anda restart, untuk menghindari gagalnya proses partisi tersebut.